Kuliah Umum – Culture, Nutrition, and Food Safety through One Health Perspective


 

Kuliah Umum – Culture, Nutrition, and Food Safety through One Health Perspective

by : Prof. Jean-Pierre Poulain

 

Budaya makan di Indonesia terbentuk dari berbagai macam tradisi yang mencerminkan kekhasan suatu daerah, sejarah kolonial, pengaruh-pengaruh keagamaan juga etnik. Namun, sejak beberapa dekade terakhir Indonesia mengalami pesatnya modernitas yang terjadi lewat urbanisasi dan transformasi beberapa kota besar menjadi metropolitan, menurunnya tingkat kesuburan, berubahnya skala rumah tangga, dan munculnya kelas menengah.

Fenomena-fenomena tersebut turut mempengaruhi perubahan budaya makan yang dapat dilihat dari berubahnya pola konsumsi, perolehan nutrisi yang kini lebih didapat melalui produk-produk kesehatan, serta adanya peningkatan kesadaran terhadap wawasan budaya dan lingkungan.

Hal ini dibahas dalam kuliah umum bertajuk “Culture, Nutrition, and Food Safety through One Health Perspective” yang akan berlangsung di Auditorium Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) pada hari Kamis, 21 Februari 2019 pukul 14.00-selesai.

Kuliah umum ini akan mengambil data dari “Barometer Makanan Indonesia” yang dikembangkan dalam kemitraan dengan Seameo Recfon, serta program penelitian yang sedang berlangsung tentang peningkatan warisan makanan Bali dengan Universitas Udayana.

Pembicara
Jean-Pierre POULAIN adalah  dosen sosiologi di Universitas Toulouse Jean Jaurès dan anggota CERTOP-UMR CNRS. Peneliti yang juga dosen Kajian Makanan di Universitas Taylor ini banyak meneliti tentang hubungan makanan dengan budaya dan kesehatan. Selain itu, ia juga bekerja sebagai Direktur Laboratoire International Associé (LIA-CNRS) “Food, Cultures and Health”. Ia juga menulis beberapa buku yang memperlihatkan kontribusi ilmu sosial dan humaniora terhadap pemahaman budaya makanan: Kamus Budaya Makanan, dir. PUF, Sosiologi Makanan PUF-Quadrige 2018, Kajian sosiologi tentang obesitas PUF, 2009. Sebagai penghargaan atas seluruh kinerjanya tersebut, Lembaga Ilmu Gizi Prancis memberinya Penghargaan Penelitian Nutrisi terbaik.

Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama Institut Français Indonesia (IFI) dengan Alliance Française Medan (AF Medan), Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Institut de Recherche pour le Développement FRANCE (IRD), Centre National de la Recherche Scientifique (CNRS) dan Centre Asie du Sud-Est (CASE).

Acara ini dihadiri oleh  Direktur AF Medan Anne-Lise MERCIER beserta Ketua Yayasan AF Medan Pogy KURNIAWAN didampingi oleh Koordinator Pengajaran AF Medan Junita TOGATOROP dan Penanggungjawab Campus France Medan Indri Novita SARI.

Selain itu acara ini turut dihadiri Dekan Fakultas Kedokteran UMSU  Prof.  Dr. H. Gusbakti, M.Sc., PKK.,  Wakil Dekan I FK UMSU dr. Siti Masliana Siregar, Sp. THT-KL., Wakil Dekan III FK UMSU dr. Elman Boy, M.Biomed., FIS-FH, FIS-CM. dan Ketua Kantor Urusan Internasional UMSU dr. Eka Airlangga, M,Ked(Ped). S.pA.

Tidak hanya itu, kuliah umum ini turut diisi oleh pertanyaan para mahasiswa UMSU dan diskusi dengan Bapak Jean-Pierre POULAIN selaku narasumber.